Setiap orang pastinya punya resolusi di tahun yang baru dong. Udah di-list. Entah bakal dilakuin atau nggak. Yang penting punya tujuan dulu kan.
Seperti kebanyakan orang, gue pun punya beberapa resolusi di tahun baru ini, di antaranya melanjutkan resolusi 2015 yang belum kelar :p
Yang jelas, pertama-tama gue mau menyingkirkan beberapa benda kenangan yang semalam gue temukan di kotak di dalam lemari gue..
“There are memories that time does not erase... Forever does not make loss forgettable, only bearable.”
Dari SD gue punya 'box of memory'. Semua 'harta karun' gue, gue masukin kesitu.
Kotak Harta Karun :p
Semalam gue ngebongkar ini dan beberapa benda ajaib pengen gue buang saking males ngingetnya lagi. Hahaha.. Beberapa bukti ke-alay-an gue udah gue gunting-gunting dan gue musnahkan. Foto SMA masih berponi, pose monyong-monyong juga udah gue musnahkan.
Sedikit Yang Tersisa
Dan.... jeng jeng jeng, gue menemukan 4 buah diary gue dari zaman rok merah sampai pake baju bebas. Bukti masa kanak-kanak gue, masa remaja alay gue, dan masa susah gue waktu kuliah. Gue cuma nyimpen aja, ga mau baca lagi. Bisa mati ketawa nanti :p Selanjutnya gue nemu dompet milk teddy warna biru pemberian kakak ipar gue, Mama Tita. Itu hadiah ulang tahun gue yang ke-13, pas doski masih pacaran sama abang gue. Gue bongkar isinya. Lalu gue nemu duit kertas 100 perak, kartu ATM Mandiri zaman SMA, dan........ foto mantan yang udah gue robek jadi dua, tapi masih gue simpan di dalam dompet. (Sumpah, tolol banget gue)
Hahahahhaa.... Namanya juga ABG putus cinta.. Pacar pertama pula.......
Pardon untuk Kebodohan Gue Yang Satu Ini... Hahahaha
Yang jelas itu dibuang saja... Ga guna... Ga nambahin duit di dompet juga nyimpen-nyimpen foto mantan.. Wkwkwkk....
Selanjutnya gue punya sisa-sisa lulus SMA. (Cieh.....) Di antaranya, kartu Bimbel GO yang bimbelnya jarang gue hadirin tapi bisa lulus SNMPTN dua kali (*sombong*) , kartu kursus bahasa Inggris, kartu peserta konser piano, kartu ujian masuk UKI 2009 saking dulu cari kampus cadangan, dan bukti pembayaran pendaftaran program beasiswa Teacher College UPH.
Beberapa gue musnahkan, lainnya gue simpan. Seenggaknya mengingatkan kalau masa itu pernah ada dan terjadi di hidup gue. Tangis dan tawa. Rasa gagal dan bangga. Jatuh cinta dan patah hati, semuanya ada disana. Untuk gue ceritakan ke anak gue kelak kalau mamanya pernah seperti ini, seperti itu. Supaya dia bisa belajar dari kesalahan yang pernah gue buat dan dia bisa menambah prestasi lebih dari yang pernah gue dapat di masa muda gue....
Gue menyambut 2016 dengan menyingkirkan beberapa kenangan yang pernah ada, lalu bangkit dan berusaha untuk lebih baik lagi. Tahun ini sebenarnya gue tidak meminta banyak. Yang penting gue dan keluarga bisa sehat-sehat selalu, makin banyak berkat, kurang-kurangin nyinyir sama sohib dan sodara, kuliah dan kerjaan lancar, pacaran juga lancar. Amin :D Kalaupun beberapa hal yang sangat sangat menyenangkan dikasih Tuhan tanpa gue pinta, gue akan sangat bersyukur sekali menjadi manusia di tahun ini.... Karena mungkin saja gue lupa memohon tetapi Tuhan tau apa yang gue butuh....
For last year's words belong to last year's language
And next year's words await another voice.”
And next year's words await another voice.”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar