Selasa, 15 Desember 2020

At A Glance

Kadang kita perlu mendengarkan kata hati. Apakah benar-benar kita membutuhkannya? Apakah benar-benar kita menyayanginya?

Di tiga tahun ini aku hanya ingin menuliskan sekilas dari apa yang tersirat di benakku. Tentang keinginan menikah, untuk kalian yang berpikir jika menikah itu menyenangkan.

Jangan pernah menikah jika kamu memang belum siap.

Jangan pernah menikah jika kamu yakin kalau kamu bisa melakukan ini itu hanya dengan diri kamu sendiri. 

Jangan pernah menikah hanya karena kamu mau menghindari konflik dengan orang tuamu

dan jangan pernah menikah hanya karena kamu takut menua sendirian.

Aku bukan tidak bahagia. Tapi kesalahanku adalah aku belum menyelesaikan perasaan lamaku ketika aku menikah.

Dia datang lagi...

Pertama hanya melalui mimpi. Tapi dengan bodohnya aku mencari tahu tentang dia begitu kuatnya.

Sampai akhirnya aku berkomunikasi kembali dengan dia. Aku tahu ini salah. Tapi aku tidak mau membohongi diriku kalau aku merindukannya. Sangat merindukannya sampai aku menangis tanpa air mata ketika mendengar kabarnya. 

dan untuk pertama kalinya aku menyadari keputusanku menikah cepat waktu itu adalah salah. Ada hal yang belum aku selesaikan dengan hatiku. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar