Gue mau cerita tentang hari Marhusip gue yang sudah dilaksanakan di hari Sabtu, 15 April 2017 yang lalu. Apa sih itu Marhusip? Marhusip adalah salah satu proses menuju ke pesta pernikahan di dalam Adat Batak dan bisa juga disebut dengan lamaran. Dalam acara ini pihak keluarga besar calon pengantin laki-laki akan membawa makanan khasnya atau disebut dengan tudu-tudu sipanganon yaitu 1 ekor babi atau bisa digantikan oleh sapi ke kediaman pihak calon pengantin perempuan. Makanan tersebut disajikan di atas nampan dan sebagai balasan, pihak keluarga calon pengantin perempuan akan memberikan senampan ikan mas arsik.
| Daging babi yang diberikan ke pihak keluarga perempuan |
| Ikan mas yang diberikan kembali ke pihak laki-laki |
Para Raja Hata (Pembawa Acara) baik dari pihak calon pengantin laki-laki maupun calon pengantin perempuan akan berbalasan pantun dan selanjutnya akan diadakan rapat untuk membahas keperluan pesta seperti tanggal pemberkatan, gereja tempat pemberkatan, ulos yang diberikan, dan lain-lain. Pada saat rapat tersebut, calon pengantin akan 'disembunyikan' dan baru dipersilakan keluar ketika rapat keluarga besar sudah selesai dan diberikan uang ingot-ingot sebagai simbol pengingat pesta yang akan datang..
| With Uang Ingot-Ingot |
| Raja Parhata Saling Memberikan Uang Ingot-Ingot |
| Suasana Marhusip 01 |
| Suasana Marhusip 02 |
How did I feel when I was in these moment? Yang pasti deg-degan, grogi karena akan diperkenalkan ke keluarga besar Siregar alias keluarga besar calon suami gue. Berkali-kali liat cermin apakah dandanan sudah oke. Yeah, obviously okay cause my best friend, Raisa did a very good make up on me. Satu hal yang bikin gue bete cuma baju gue yang kegedean. Entah nyokap gue yang jahitnya kebesaran apa emang gue udah mengecil dengan sempurna? Tsah! Tapi apapun itu, gue bersukacita karena hari Sabtu kemarin adalah the good day for us. Semua lancar di hari itu, gak ada ngotot-ngototan. Memang, kalo suatu acara berjalan dengan tulus hati di masing-masing orang yang menghadirinya, semua akan berjalan lancar. Yang terpenting adalah berdoa dan berserah kepada Tuhan soal acara-acara seperti ini. Nah sekarang, sudah mulai makin mempersiapkan untuk hari H. Semoga semua lancar!
Thanks to :
1. MUA : Raisa Piscessa br Siahaan ( IG : @thesisters_MUA)
2. Decoration : Roemah Hantar Wulan (IG : @wulanmustika), detail price : 5 Flower Papers @20.000, Bunting Flag around Rp 100.000,- +Background tiles Rp 16.000,-
3. Photographer : Rian Samosir ( IG : @samosir_voyages)
4. Catering : By Family
5. Songket : De'Majestic Ps Mayestik Kebayoran Baru
6. Yellow Kebaya : Made by Mom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar