Kamis, 09 Februari 2017

Tujuh Bulan Lagi :)

Fase hidup selanjutnya setelah aku lulus kuliah dan bekerja akan segera tiba dalam waktu tujuh bulan dari sekarang. Rasa deg-degan, khawatir, sedih, bahagia, semua bercampur jadi satu. Apakah aku bisa mempersiapkannya dengan baik? Apakah dana yang dibutuhkan bisa tercukupi? Dan apakah kehidupan setelah menjalankan hari besar itu bisa menjadi lebih baik?
Semua kutanyakan dalam hatiku. Pikiranku bercabang. Semerawut. Aku cuma bisa berusaha dan berdoa sama Tuhan agar semua bisa berjalan lancar. Semoga rezeki aku, dia, dan kedua belah pihak keluarga kami boleh dicukupkan oleh Tuhan. Sehingga semua boleh berbahagia bersama kami.
Untuk materi dan mental, aku hanya merasa semua belum terpenuhi 100%. Masih boros, manajemen keuanganku lumayan buruk. Masih sering ngambek, baperan, dll. Semoga aja semua bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari, karena menikah bukan hanya karena cinta...

...

Yang aku tahu, menikah tidak hanya karena aku cinta sama dia, tapi juga memang butuh komitmen yang luar biasa erat. Aku berpedoman pada beberapa ayat yang tertulis di Alkitab, "...apa yang dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan oleh manusia.." dan "..Hendaklah kau setia sampai mati."
.
.
.
Menikah butuh usaha untuk membuat pasangan kita bahagia. Berlaku manis dan berkata hal-hal baik yang bisa menyemangati dan membahagiakan dia.
Menikah butuh kejujuran. Bersatu dengan orang yang tadinya asing, dan kita harus membagi rasa bersama, keluh kesah, masalah, apapun yang kita alami.
Menikah butuh kesabaran untuk paham dengan pasangan. Aku dan dia lahir dari latar belakang keluarga yang berbeda dan memiliki kebiasaan yang berbeda. Memahami sifatnya dan apa yang dia butuhkan kadang masih sulit untuk aku lakukan...

Menikah, bukan karena dua orang sempurna bersatu untuk bekerja sama membangun kehidupan, tapi dua orang yang jauh dari sempurna saling mendukung dalam perbedaan yang ada..
.
.
.
.
-Shinta-
13.05

2 komentar: